20110708 36

Masih Mau Jadi Desainer!?

in , , ,

Desain grafis bukan profesi yang lazim di masyarakat kita. Kebanyakan orang akan mengernyitkan dahi dan menjadi bingung ketika mendengar kata "desain grafis". Sebagian lagi akan menganggap aneh para pelakunya, biasanya cenderung eksperimentalis dan suka kerja malam tak ubahnya seorang satpam. Sehingga wajar ketika apresiasi terhadap output para desainer grafis pun merosot tajam dari hari ke hari. Beruntung, di tengah masalah itu semua, jumlah peminat yang ingin terjun di bidang ini tidak pernah surut bahkan semakin banyak.


Artikel ini mengulas beberapa hal yang harus kamu waspadai sebelum melangkah lebih jauh untuk menggeluti bidang desain grafis. Semoga bermanfaat untuk diambil pelajarannya.


5 hal yang harus diwaspadai desainer grafis :

1) Umur Pendek



Apakah karena kurangnya waktu atau terlalu asyik dalam mendesain. Beberapa desainer masih di depan monitornya saat orang lain sudah terlelap. Tampaknya anjuran dokter untuk istirahat +/- delapan jam perhari tidak berlaku dalam desain grafis. Walaupun time schedule sudah di atur, tapi tetap.. browsing internet untuk mencari inspirasi sampai mengejar deadline dari klien telah menjadi kebiasaan yang sukar untuk di perbaiki. Desainer juga manusia, bukan Batman yang meski bergadang semalaman tapi tetap fit pagi harinya. so, jika kamu mau tetap mendesain sampai tua..istirahat yang cukup adalah pilihan yang bijaksana.


2) Jomblo Forever



Apakah cuma desainer grafis yang mengalami hal ini? tidak juga! namun desainer cukup berpeluang untuk mendapat gelar ini. Disaat cewek-cewek histeris sama boyband, musisi dan olahragawan, seorang desainer malah tenggelam dalam dunianya sendiri. Lagipula, desain grafis merupakan jenis pekerjaan yang banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan (indoor), sehingga terkesan eksklusif, menyendiri, dan kesepian..T_T. Maka kalau sudah begini, intensitas para desainer untuk bisa berinteraksi dan di ingat oleh lawan jenisnya menjadi berkurang.


3) Emosi yang Labil



Pelanggan adalah raja, kutipan jadul ini masih berlaku di satu sisi. Memahami pemikiran klien (baca : Ragam tipe klien dalam desain grafis) susah-susah gampang memang. Seorang desainer grafis juga dituntut paham marketing dan seni berinteraksi serta berkomunikasi dengan orang lain. Pada kondisi tertentu, seorang desainer juga dituntut untuk pintar-pintar dalam mengelola emosi dan suasana hati. Florence Litteur dalam bukunya "Personality Plus" mengelompokkan emosi seseorang kepada empat bagian : Sanguinis, Koleris, Melankolis dan Phlegmatis. Menurut saya, menjadi seorang desainer harus dapat menyeimbangkan ke empat emosi tersebut.


4) Kantong kering



Masih rendahnya apresiasi masyarakat terhadap karya desain grafis akan berdampak langsung terhadap cash flow seorang desainer. Sebuah logo yang melalui proses panjang mulai dari riset, sketsa, sampai dengan eksekusi akhir misalnya, sama sekali tidak terlihat oleh klien, Kebanyakan klien hanya mengukur pada tingkat kerumitan sebuah karya atau hasil jadi dan dengan enteng bilang "kalau sederhana begini, anak saya yang masih TK juga bisa!".. Mereka tidak bisa melihat sisi lain dari semua itu: Sebuah ide! dan proses yang dilalui untuk mencapai ide tersebut.. Yup, menjadi desainer berarti menjadi penjaja ide. Pertanyaannya : berapa harga sebuah ide!?


5) Berpotensi Sombong



Pernah merasa kalau desain kita lebih bagus daripada desain orang lain!? hehe..Saya pribadi pernah merasakannya. Sombong itu terkadang perlu. Sombong berarti mengakui kalau kita telah mencapai apa yang orang lain tidak bisa capai, itu sangat mewakili eksistensi kita sebagai manusia. Tapi bagaimanapun sombong memang sikap yang buruk. Hal terbaik adalah bagaimana kita mengelola sikap berbangga hati sehingga menghasilkan output yang lebih baik, seperti motivasi untuk terus berkompetisi misalnya.


Bagaimana menurut kamu?


tentang penulis

Angga
Desainer grafis dan seorang antropolog. Menemukan semangat baru ketika melihat desain grafis dari sisi seorang Antropolog. Mencoba menggabungkan seni grafis ke dalam etnografi, dan mengaplikasikannya dalam dunia nyata.
email : angga.rizal[at]gmail.com | twitter : @anggaishere
view all post by Angga

Tetap update informasi, tips, dan tutorial desain grafis dengan mengikuti FACEBOOK dan TWITTER Desain Studio!

Share On:

36 Responses to “ Masih Mau Jadi Desainer!? ”

  1. Jun says:

    wah....applause deh buat artikelnya...^_^...kalo boleh aq tambahin satu point lg yaitu desainer grafis berpotensi kena penyakit seperti maag, sakit punggung, masuk angin, insomnia, bahkan bisa kena tifus....knapa? ya itu tadi akibat keasikan ngedesain, bisa lupa sgala2nya...bahkan untuk urusan kesehatan.....^_^

  2. kantong kering sih mungkin, kalo yang pesen desain tidak tau seni, tetapi kalo yg pesen itu orang yang tau desain mungkin akan lebih dihargain.
    contohnya, saya di datengin sama ibu-ibu yang mau bikin brosur untuk salonnya. dia tidak ttau komputer tetapi dia bawa brosur orang lain yang desainnya bagus terus saya disuruh bikin yang mirip. setelahh saya desain, eh.. dianya sangat menyukainya. saya kasih harga 100rb, tetapi saya dikasih 2x lipat malah... :)

  3. Tetap fokus..
    Tetap semangat
    keep smile :)

  4. ajir says:

    Hmm..ada benernya! Apalagi yg nomor 2 :D

  5. onQI says:

    mantap!

    jadi motivasi!!

    kadang profesi ini masi sulit untuk diterima dan dihargai kalo itu bagian dari sebuah pekerjaan/profesi secara profesional.

    buat para desainer SEMANGAT!! :)

  6. Loh koq artikel ini gw banget ya???? xD

    Tp alhamdulillah skrg gw udah punya cewek koq :D

  7. Kirain mau nawarin kerjaan tadi.
    Mumpung ada waktu luang...hehehe

  8. aG says:

    @Jun : Paru-Paru bolong n sesak napas bisa juga tu Bang.. klo desainernya g berhenti ngerokok. ;'D

    @mahadjatis : Good Job, nice design berarti.. selamat Bro.

    @Komud : n be unstoppable! ;>

    @Jaka : Syukurlah..kalau begitu tinggal membina hubungan ketingkat yang lebih lanjut Jak.. ;D

    @Ajir : klo gitu..para desainer harus ganti tempat diskusi ni..dari warung kopi ke mall.

    @onQI : Yes Bro! Pelan tapi pasti..dunia desain grafis akan menemukan positioningya sendiri. sekarang aja udah keliatan kan..Semangat!!

  9. aG says:

    @Jaka : Sukurlah..kalau begitu tinggal membina hub ketingkat yang lebih lanjut ni Jak.. ;)

  10. haha..lucu..
    semangat aja buat desainer indonesia..

  11. GAGA says:

    aku stuju banget denan artikel diatas dan mungkin aku bisa menambahi. Desainer itu orangnya boros apalagi dengan dunia gadget karena dia juga harus mempelajari hal-hal seperti itu juga dan desainer jam terbangnya lebih tinggi dari profesi lain karena dia terlalu banyak explorasi sehingga lupa untuk istirahat 3 hari 3 malam hanya untuk memberikan solusi dan artwork untuk si klien.
    Matur nuwun.

  12. aG says:

    @GAGA : Trims Mas Gaga udah nambahin. Memang seorang desainer grafis akan sangat powerfull jika di dukung dengan berbagai gadget canggih yang kadang harganya ga mau kompromi sama isi kantong. Apalagi dengan cepatnya perkembangan (upgrading) gadget itu sendiri, jadi tambah boros. :)

  13. gila mantap pstingan nya boss...like this

  14. Anonim says:

    mantap.. bener yah... begitulah dunia desain... ^_^ tapi dibalik itu semua ada kebahagiaan senidir bagi seorang desainer... walaupun banyak yang harus dikorbankan.. apalagi yang no.1 heheh... :P

  15. desainer grafis = jomblo forever?
    Tidaaaaaak!!!!

  16. wah bener banget ini postingannya. ane tambahkan 1 lagi gan, biasanya desainer grafis dandanannya acak"an macam ga ada yang urusin ( emang biasanya ga ada yang ngurusin T.T )

  17. WOW..
    bener banget nih postingan..
    tapi gak desainer aja yg begadang, web developer jg sering begadang..
    hihi..
    jadi takut cepat mati..

  18. He he he kok sepertinya semua hal di atas terjadi pada saya...

  19. TM-Aceh says:

    tidak semua org bsa jdi desainer...
    point no 1..memang sdah mnjdi nasib desainer,,ttp ktika tgas selesai, kepuasan akan hasil-a mnjdi penghilang rasa jenuh dan bosan..... ^_^

  20. bener bgd, gue ngerasa kayak gitu :(
    heuh -_-

  21. wahhhhh aq desainer cewe,, tapi soal style ga acak2an koq hahahaha...

    emang bener seh artikel diatas huhuhuu, pa lagi sola jomblooo.... T T hikzzz

  22. gua baget nih !!

    masih jomlo, acak2an T.T

    yang jelas tetap semangat aja !!

  23. Kalo kurang tidur ,pasti mameen......Whahahahaha....► kantong kering and Jomblo ??? ▌▌►Bullshit....hohohoho...piss .
    but jempoll nih bwt postingannya brad....
    Joosssss.....!!!

  24. keren2 bos...bedewe kemarin aq dpt mw downnload software di desainstudio yg berbasiis vektor tpi di tengah jln listik mati...trus besoknya cari2 tempatdownloadnya dah ga ada...tlong kasi tw dong linknya...

  25. ahaha .. jomblo forever -.-" desainer grafis bukannya menarik buat dijadiin gebetan :p

    kantong kering .. apresiasi bangsa kita masih kecil untuk ide seorg desainer #miris

  26. Anonim says:

    Artikelnya persis dengan yang aku alami..

  27. wah perlu di pikir-pikir jadinya gan .. :) makasih infonya. nice posting.

  28. Anonim says:

    Yang pasti harus Freelance kalau saya sih....biar bisa cari job, ketemu klien, mark up harga terus bayar desainer lain buat ngerjain project... (lho berarti saya bukan desainer dong selama ini??....) XXD

  29. OK yup jadilah diri sendiri, apabila sudah menemukan pasion, ikuti hata hatimu, tetap semangat gan.. ^^

  30. kantong kering ??? kayakna enggak dech..

  31. Anonim says:

    zzzzz,... surveynya dimana?.. brapa lama?... but smoga temen2 desainer bisa keep going nngga patah smangat usai ngebaaca neeh,... pa lagi desainer baru,.. so i think,... smoga neeh hanya majas doank,... n pembenarannya hanya dari diri kita sendiri,.. trgantung gmana qta ngaturnya,....

    last nice opinion
    usul azz bagian akhirnya mending kasih kata2 penyemangat,.. bukan clue yg akan smakin membuat teman2 desainer muda (kayak saya) makin bingung...
    salam

  32. Anonim says:

    lanjutannya ...


    anda sendiri masih mau jadi desainer?......
    brapa lama anda akan berada di dunia desainer?...
    sejauh mana anda memanage diri anda biar ngga seperti kbanyakan opini anda?...
    dan jika anda masih bertahan jadi desainer saya butuh tips2 anda..

    jgn masukan di hati bawa santai yah

    smangaaaddd
    treth neh ma yg di atas punya q

    GBU

    kirey

  33. Anonim says:

    yoi..intinya control diri jangan cuma ingin menciptakan suatu karya desain berkualitas tetapi mengorbankan tubuh sendiri

    harus seimbang lah..maju terus para desainer indonesia tunjukkan bahw karya kita gak kalah dari karya desainer professional sekelas dunia :D:D:D

  34. Anonim says:

    hahahaha... mencoba menyingkirkan saingan mas? kacau sekali...

  35. Anonim says:

    haduuuhhhhhhhhhhhhhh............... semuanya pernah dan masih saya alami

  36. semuanya pernah kealamin
    dan bener banget gan hahaha

Leave a Reply