20101121 12

Desain Grafis: Antara Konsep dan Eksekusi

in , , ,

Desain grafis adalah salah satu bidang yang sangat membutuhkan kemampuan berfikir kreatif untuk memecahkan masalah. Tidak hanya itu, desainer grafis juga dituntut agar mampu memvisualisasikan hasil pemikiran tersebut kedalam sebuah karya melalui eksekusi yang baik. Kedua poin diatas mungkin bisa kita gambarkan sebagai konsep dan eksekusi. Dua hal yang saling terkait juga saling mendukung satu sama lain dalam menciptakan karya desain yang efektif.



Konsep

Konsep adalah suatu pemikiran yang sifatnya abstrak. Dibuat sebagai peta perencanaan yang dapat menjadi panduan dalam melangkah dan mengambil keputusan. Konsep berawal dari sebuah ide yang kemudian dikembangkan untuk meluruskan dan memperjelas berbagai kemungkinan.

Konsep dan Eksekusi


Kenapa desainer grafis membutuhkan konsep?

Desain grafis bertujuan untuk mengkomunikasikan pesan secara efektif melalui tampilan visual. Agar pesan dapat disampaikan dengan baik, maka butuh perencanaan strategis yang dikembangkan melalui proses berfikir kreatif. Desain yang bagus adalah desain yang diawali dengan ide yang cemerlang dan dikemas dalam konsep yang baik dan mengandung makna yang mendukung pesan. Sedangkan desain tanpa konsep akan berakhir bias karena hanya berpegang pada keindahan estetis semata tanpa didukung oleh perencanaan strategis yang komunikatif dalam penyampaian pesan.

Ada beberapa cara yang bisa dimaksimalkan untuk dapat menghasilkan sebuah konsep desain yang menarik. Namun pada intinya, sebuah ide yang cemerlang datang dari pemahaman dan pengetahuan yang luas terhadap objek desain. Desainer-desainer profesional selalu memulai dengan riset untuk mendapatkan sebanyak mungkin informasi penting terkait projek desain. Informasi inilah yang kemudian diolah sedemikian rupa melalui tahap brainstroming untuk menghasilkan suatu ide yang dapat dikembangkan kedalam sebuah konsep yang menarik.


Eksekusi

Eksekusi adalah tahap dimana desainer mulai memvisualisasikan suatu ide dan pemikiran kedalam bentuk karya grafis. Eksekusi membutuhkan kemampuan visualisasi dan juga teknis yang baik dari desainer. Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi kemampuan eksekusi seorang desainer. Seperti misalnya : pengalaman, pertimbangan estetis, selera, Pemahaman prinsip desain, pengetahuan, dll. Jadi, eksekusi tidak hanya mencakup kemampuan dalam menggunakan software grafis, tapi lebih dari itu, eksekusi membutuhkan kemampuan menyeluruh dari seorang desainer grafis baik itu secara prinsip maupun teknis.

Contoh dari eksekusi dalam sebuah karya :
Logo piala dunia Brazil 2014 mempunyai konsep desain berupa tangan-tangan yang digambarkan membentuk sebuah trophy atau piala, sebuah konsep desain yang sangat menarik. Tapi bagaimana dengan eksekusinya? Menurut saya sangat buruk! Tangan-tangan pada logo tersebut secara grafis terlihat seperti gambar anak TK, terkesan seperti dibuat asal-asalan dan tidak terlihat profesional.

Konsep dan Eksekusi

Logo Spartan Golf Club adalah contoh desain logo dengan perpaduan yang sangat baik antara konsep dan eksekusi. Logo ini dengan cerdas menggunakan negative space untuk menggambarkan dua simbol yang berbeda kedalam sebuah karya yang unik dan sederhana.

Konsep dan Eksekusi

Kesimpulan

Sebuah konsep berawal dari sebuah ide yang muncul dari pemahaman dan pengetahuan dan diolah melalui proses brainstroming. Sedangkan eksekusi adalah suatu proses bagaimana sebuah konsep divisualisasikan menjadi sebuah karya. Konsep dan eksekusi merupakan dua hal vital yang sangat penting dalam desain. Keduanya saling mendukung satu sama lain dalam mengoptimalkan pesan dalam sebuah karya desain.

Bagaimana konsep dan eksekusi menurut pendapat kamu?
Mari berbagi melalui kolom komentar! :)


Tetap update informasi, tips, dan tutorial desain terbaru dengan mengikuti FACEBOOK dan TWITTER Desain Studio!

Share On:

12 Responses to “ Desain Grafis: Antara Konsep dan Eksekusi ”

  1. melakukan keduaduanya sehingga dari konsep akan dieksekusi sesuai keinginan :D

  2. wahyu septian harry saputro says:

    menurut gue...
    konsep tanpa eksekusi...
    adalah hanya sebuah omong kosong...
    begitu pula dengan eksekusi tanpa konsep...
    gagal merencanakan berarti merencanakan kegagalan...
    apa yang bisa kita lakukan tanpa sebuah rencana atau konsep??
    yang ada hanyalah hal2 yang sifatnya sporadis...

  3. Dika says:

    kedua-duanya sangat berkaitan dan tidak bisa dipisahkan. memadukan keduanya butuh jam tebang yang tinggi untuk menghasilkan karya desain yang bisa diterima masyarakat luas.

  4. Anonim says:

    saya mau tanya, itu yg desain logo SPARTAN Golf Club, mamamnya apa ya, jeniusss bgt.... buseet dah...

  5. Anonim says:

    untuk logo Piala Dunia menurut saya anda terlalu cepat mengambil kesimpulan, siapa sangka dengan riset dan pertimbangan - pertimbangan lainya menghasilkan visualnya seperti itu, bisa saja stylenya itu di ambil dari karakteristik budaya disana. jika semua hanya karena tidak profesional, mungkin bnyak juga logo yang tidak terlihat profesional,dan ketika melihat visual dengan eksekusi yang buruk sering terdengar kata "tidak profesional" yang menjadi alasanya

  6. dwj says:

    itu yang piala dunia 2014 memang style-nya seperti itu mas, bukan tidak baik eksekusinya.

  7. KMPR says:

    gag di tulis sumbernya mas??

    kalo nyontek artikel ya di tulis sumbernya..

    http://jayce-o.blogspot.com/2010/11/concept-and-execution-in-graphic-design.html

  8. Anonim says:

    @KMPR

    Saya tidak nyontek :)
    Artikel ini saya tulis tanggal 21 November 2010, sedangkan artikel disana tidak mencantumkan tanggal, dan komentar pertama terdata tanggal 22 November 2010. Entah siapa yang mencontek, ah sudahlah :D

    Regards,
    Ajir - www.desainstudio.com

  9. Anonim says:

    HAHAHAHA LOGO PIALA DUNIA GA PROFESIONAL?
    Ya ampun emang semua logo harus keliatan kaku gitu bentuknya? 'profesional' menurut situ apa sih? karakteristik tiap brand beda-beda kali brooooww, diketawain lu sama yang buat logo piala dunia!

  10. Anonim says:

    apakah anda bisa menggambar seperti anak TK ? dengan pemikiran dan daya hal mereka (anak TK - red) yang sangat tinggi.

  11. Anonim says:

    komposisi bentuk dan warna, keseimbangan, readability nya cukup bagus kok untuk logo Piala dunia. Dan memang konsepnya nya agak kartun (sengaja tidak dibuat elegan) mungkin krn sepakbola adalah permainan rakyat di sana... maybe..

  12. wah...belum tingkatannya saya nih...tapi kalau menurut saya logo piala tsb dari warnanya hijau, kuning dan merah (mungkin)dari konseptornya dibuat (mungkin)cenderung abstrak dikit dan disesuaikan dengan makna tsb(mungkin "semua negara didunia senang/cinta dengan olahraga tsb sehingga semuanya ingin memperebutkan piala tsb" lebih mirip seperti itu)dan si konseptor membuat cuma sebatas 3 itu untuk hal yg lainnya spt maskot dari logo itu(macan tutul dengan bola sepak)(mungkin)

Leave a Reply