20100719 5

Keseimbangan dalam Desain Grafis

in ,

Keseimbangan dalam Desain GrafisKeseimbangan (balance) adalah salah satu poin penting keberhasilan sebuah desain. Semua orang suka dengan keadaan nyaman (tidak timpang) terhadap apa yang dilihatnya. Keseimbangan dalam desain grafis dapat tercapai dengan mengatur berat visual masing-masing elemen, baik dalam hal skala, warna, kontras, dsb. Berikut ini di Desain Studio, kita akan diajak untuk mengenal lebih jauh dasar-dasar penerapan keseimbangan dalam desain grafis.


Secara garis besar, keseimbangan pada desain grafis dapat terbagi kepada dua bagian :


a. Keseimbangan simetris (Symmetry Balance)

Keseimbangan simetris terjadi apabila berat visual dari elemen-elemen desain terbagi secara merata baik dari segi horizontal, vertikal, maupun radial. Gaya ini mengandalkan keseimbangan berupa dua elemen yang mirip dari dua sisi yang berbeda. Kondisi pada keseimbangan simetris adalah gaya umum yang sering digunakan untuk mencapai suatu keseimbangan dalam desain. Meskipun mudah untuk diterapkan, keseimbangan simetris sulit untuk membangkitkan emosi dari pembaca visual karena terkesan "terlalu direncanakan". Kesimbangan simetris juga biasa disebut dengan keseimbangan formal.

Keseimbangan dalam Desain Grafis

Berikut ini adalah contoh desain yang menggunakan keseimbangan simetris :

Keseimbangan dalam Desain Grafis

Poster diatas dirangkai dengan perpaduan elemen visual secara simetris antara kiri dan kanan. Elemen-elemen desain di bagian kiri di seimbangkan dengan elemen lain dibagian kanan secara serupa seperti cermin.

b. Keseimbangan Asimetris (Asymmetry Balance)

Keseimbangan asimetris terjadi ketika berat visual dari elemen desain tidak merata di poros tengah halaman. Gaya ini mengandalkan permainan visual seperti skala, kontras, warna untuk mencapai keseimbangan dengan tidak beraturan. Seringkali kita melihat sebuah desain dengan gambar yang begitu besar diimbangi dengan teks yang kecil namun terlihat seimbang karena permainan kontras, warna, dsb. Keseimbangan asimetris lebih mungkin untuk menggugah emosi pembaca visual karena ketegangan visual dan yang dihasilkannya. Ketegangan asimetris juga biasa disebut dengan keseimbangan informal.

Berikut ini adalah contoh desain yang menggunakan keseimbangan asimetris :

Keseimbangan dalam Desain Grafis

Poster ini menggunakan gaya asimetris berupa kontras dan skala. Elemen tangan berwarna hitam berukuran besar diseimbangkan dengan teks Flawless berwarna hitam namun berukuran kecil.


Sekedar info, Semoga bermanfaat! :)

Share On:

5 Responses to “ Keseimbangan dalam Desain Grafis ”

  1. mantap nih, dasar-dasar. Berguna bagi yang belajar grafis secara otodidak..

    nice info bung marco

  2. Anonim says:

    thanx ilmunya...

  3. thanks share infonya.. artikel yg menarik..

  4. SALAM...
    Bagus nie postnya,,, makasi..

    jadi menambah ilmu desain ,,,
    http://perdosign.wordpress.com/

  5. wah keren bro artikel'a, semoga bermanfaat ya.

    oia, kalo ada yang suka miniatur pesawat yang unik silahkan mengunjungi web halimhandmade.web.id

    thx

Leave a Reply