20100528 30

5 Hal Penting Terkait Warna pada Desain Grafis

in ,

Warna adalah poin vital dalam dunia desain grafis. Setiap desainer grafis dituntut untuk selalu kreatif dalam menggunakan warna. Oleh karena itu, mempelajari teori warna dan hal-hal yang dapat membantu meningkatkan kreasi desainer grafis dalam bekerja dengan warna seakan menjadi suatu keharusan yang tidak terelakkan. Pada artikel kali ini, akan diuraikan beberapa poin penting terkait dengan penggunaan warna pada desain grafis.




1. Color Wheel (Roda Warna)

Color Wheel merupakan teori dasar warna yang digambarkan dalam bentuk lingkaran (roda). Terdiri dari tiga warna dasar, yaitu merah, biru, dan kuning. Selanjutnya, kombinasi dari tiga warna dasar ini melahirkan warna-warna baru berupa warna sekunder. Warna sekunder terdiri dari Oranye, Ungu dan Hijau. Kombinasi antara warna sekunder dengan warna dasar (primer) melahirkan warna-warna lainnya berupa warna tersier. Warna tersier terdiri dari : kuning-oranye, kuning-hijau, biru-hijau, biru-ungu, merah-ungu, dan merah-oranye. Akhirnya, warna-warna tersebut kemudian digambarkan berupa sebuah lingkaran warna yang kita kenal sekarang dengan istilah Color Wheel.

Beberapa aturan dasar terkait color wheel :

a. Monochromatic Color

Monochromatic Color merupakan perpaduan beberapa warna yang bersumber dari satu warna dengan nilai dan intensitas yang berbeda. Misal : hijau jika dikombinasikan dengan warna hijau dengan nilai dan intensitas yang berbeda akan menciptakan suatu perpaduan yang harmonis dan menciptakan kesatuan yang utuh pada desain.




b. Warna Analog

Warna analog merupakan kombinasi dari warna-warna terdekat. Misal : warna merah akan serasi dengan warna oranye, dan oranye akan terlihat harmonis dengan warna kuning. Begitu juga jika kuning dipadukan dengan hijau atau biru jika dipadukan dengan ungu, dan ungu jika dikombinasikan dengan pink.



c. Warna pelengkap

Beberapa desain butuh sebuah nilai kontras yang cukup untuk menarik perhatian lebih dari pembaca visual. Saat itulah kita menggunakan kombinasi dari warna-warna pelengkap. Misal : biru dan oranye, merah dan hijau, dll.



d. Warna Triad

Teori roda warna diatas menjelaskan bagaimana warna-warna dasar melahirkan berbagai warna baru disekitarnya. Cukup ampuh jika kita ingin bermain dengan variasi warna-warna yang berbeda. Ada banyak sekali kombinasi warna selain warna dasar untuk membuat sebuah desain tampak unik dan berbeda dari biasanya. Misal : Peleburan warna kuning dan oranye, oranye dan merah, merah dan pink (merah muda), pink dan biru, dan seterusnya.



2. Ruang pada Warna

Warna dapat dipengaruhi ruang dan bentuk, sekaligus juga mempengaruhi kesan yang disampaikan pada warna. misalnya, coba berikan warna yang sama pada dua buah bentuk yang berbeda (lingkaran dan garis). Pada lingkaran, warna akan terlihat lebih terang sedangkan pada garis akan terlihat lebih gelap. Hal ini disebabkan besar ruang pada lingkaran lebih luas daripada garis, sehingga mata menangkap sebuah ruang luas dengan asumsi terang, meskipun warna yang diberikan adalah warna yang sama. Ini adalah respon naluriah pada mata dalam menyikapi suatu kesan pada sebuah visual.



3. Kontras Warna

Kontras pada warna dapat dipengaruhi oleh warna lain disekitarnya. Teorinya sangat sederhana : Kontras = Gelap VS Terang. Misalnya, letakkan sebuah persegi kecil berwarna kuning diatas background berwarna hitam, maka nilai kontras akan meningkat dan persegi berwarna kuning akan dengan mudah terlihat. Sebalinknya, ganti background dengan warna putih, maka nilai kontras akan menurun dan persegi akan sulit untuk dilihat.



4. Psikologi Warna

Warna dapat mewakili karakter dan perasaan-perasaan tertentu. Misal, merah memberi kesan agresif, gairah, panas dan cepat. Hitam memberi kesan misteri, kelam, dan canggih. Dengan mempelajari psikologi warna, kita dapat menyesuaikan desain dengan target yang dituju, komunikasi visual yang efektif, dan membangun suatu kesatuan rasa kepada pembaca visual. Artikel selengkapnya tentang psikologi warna bisa disimak disini : Psikologi warna dalam pemasaran



5. Bidang Warna

Garis Outline pada sebuah bidang berfungsi sebagai pembatas warna agar tidak terlihat menyebar keselilingnya. Semakin tipis garis outline yang diberikan, maka semakin tersebar warna ke area luar bidang. Sebaliknya, semakin tebal outline, maka akan semakin tegas warna yang terdapat pada suatu bidang.


Share On:

30 Responses to “ 5 Hal Penting Terkait Warna pada Desain Grafis ”

  1. ngeri bang marco.. teori.. teori..

  2. ajir says:

    haha.. :D blom sempat praktek..

  3. warna analog sama pelengkap lucu yaa..

  4. Artikel yang bagus. Mudah dimengerti, saya ga terlalu ngerti dengan konsep warna.

  5. wah infonya bagus n menarik y,..
    buat nambah pengetahuan kita,..
    makasi y,..

  6. wow nice inpo gan... \m/
    thnx a lot, sangat bermapaat buat newbie seperti ane. hheu

  7. Anonim says:

    great post....
    thanks..

  8. Mantapp blogwalking sambil belajar nih jadinya hehehe :p

  9. kalau warna warna utama dipadukan katanya nabrak nabrak ya...hmm

  10. saya masih sering g matching kalau disuruh maduin warna, duh kayaknya sering g bisa bedain warna saya ini..hehe, nice post gan, thx!!
    (http://tric06.student.ipb.ac.id/)

  11. chai says:

    memaduin warna emang susah2 gampang... tapi emang warna tuh tergantung selera masing2 ya(IMO)

  12. makasih atas infonya...
    sangat membantu saya dalam mengerjakan tugas....

  13. dahsyat, makasih banyak ilmunya nih...

  14. leehartanto says:

    AWESOME tips!!! d:Db
    Thx so much..!

  15. asyik dapet ilmu baru :) sering desain tp masih kacau soal warna #curhat

  16. Anonim says:

    nah ini yang ku cari.makasih

  17. Anonim says:

    nah ini yang ku cari.makasih

  18. Anonim says:

    nah ini yang ku cari.makasih

  19. Ewin says:

    Teorinya mantap bang..

  20. minta tips pemberian warna buat WPAP dong? hehe

  21. Anonim says:

    gila smua murid satu angkatan copas karya lw masbro

  22. Spontan manifestasi dah~ =D

  23. gimana cara konsep coloring oldig di photoshop

  24. THANKS BANGET....

  25. Top, ini baru namanya sharing :D

  26. Anonim says:

    makasih atas infonya, btw kalo artikelnya saya jadikan acuan skripsi boleh gak gan?

  27. wow.... lagi cari2 artikel begini nih... paaaaaaaaaaaaaas banget nemu. makasih banyak banyak banyak

  28. ning says:

    Nah ini yang saya cari gan, thanks tutornya gan... :)

Leave a Reply